TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan terus memperkuat sinergi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) guna memastikan tata kelola pertanahan yang lebih tertib dan berkeadilan.
Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan, menyampaikan bahwa persoalan pertanahan menyangkut kepastian hukum dan masa depan ekonomi masyarakat.
“Tanah bukan hanya aset ekonomi, tetapi juga menyangkut kepastian hukum dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Mirwan dalam sambutannya pada kegiatan silaturahmi bersama Kepala Kanwil BPN Aceh di Hall Pendopo Bupati Aceh Selatan, Kamis (9/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Mirwan mengapresiasi kinerja BPN, khususnya melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dinilai telah membantu masyarakat memperoleh legalitas atas tanah mereka.
Menurut bupati, program tersebut menjadi langkah konkret dalam memberikan kepastian hukum sekaligus meminimalisasi potensi konflik agraria di tengah masyarakat.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan juga mendorong percepatan sertifikasi aset milik daerah. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan tertib administrasi sekaligus menjaga keamanan aset negara.
“Dukungan penuh dari BPN sangat kami harapkan, terutama dalam percepatan sertifikasi aset pemerintah daerah,” katanya.
Mirwan menegaskan, kepastian hukum atas tanah diyakini akan berdampak langsung terhadap peningkatan iklim investasi di Aceh Selatan. Dengan kepastian tersebut, investor akan lebih percaya untuk menanamkan modalnya.
Pada akhirnya, ia berharap peningkatan investasi akan bermuara pada pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. Melalui momentum silaturahmi ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan juga membuka ruang komunikasi yang lebih intensif dengan BPN guna memperkuat koordinasi ke depan.
“Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan Aceh Selatan yang lebih maju, produktif, dan madani,” ujar Mirwan.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPN dinilai menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan yang selama ini kerap menjadi hambatan pembangunan. Dengan langkah bersama, Aceh Selatan menatap peluang baru untuk tumbuh lebih kuat melalui kepastian hukum dan investasi yang berkelanjutan.

