TheTapaktuanPost | Kluet Timur. Disela-sela kesibukan pekerjaannya di negara jiran, beberapa pengurus persatuan Pemuda Aceh Selatan (PAS) di Malaysia dibawah pimpinan Ir. Sabeena menyempatkan waktu pulang kampung dengan agenda secara khusus berkunjung ke rumah almarhum Zulman (30), TKI Aceh Selatan yang meninggal dunia akibat di bacok oleh TKI asal Madura di Malaysia.
Kedatangan pengurus PAS Malaysia yang sekaligus menyerahkan santunan/sumbangan dari uang lebih yang terkumpul di Malaysia seusai pengiriman jenazah, disambut langsung ibunda almarhum Zulman bersama keluarga besarnya di rumah duka di Dusun Buloh Didi, Gampong Lawe Cimanok, Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan Selasa (6/10/2020) sore.
Dengan berlinang air mata, ibunda almarhum Zulman mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kerja keras persatuan PAS di Malaysia telah rela mengorbankan tenaga, pikiran dan biaya mengurus proses pemulangan jenazah ‘buah hatinya’ sejak dari rumah sakit di Malaysia hingga sampai ke kampung halaman dan berhasil dikebumikan di samping pusara ayahandanya.
“Ateh jasa awak dron hana sanggop kamo balah, semoga menjadi amal ibadah dan meteme balasan setimpal dari ALLAH SWT (Atas jasa kalian semua tidak sanggup kami balas, semoga menjadi amal ibadah sehingga mendapat balasan setimpal dari ALLAH SWT),” ucap ibunda alm. Zulman dengan rawut muka sedih serta terus meneteskan air mata.
Sambil terus menyapu air matanya, perempuan tua ini mengaku tidak sanggup membayangkan hingga harus menerima kenyataan kehilangan ‘buah hatinya’ untuk selama-lamanya. Kepergian almarhum Zulman merantau mencari rezeki ke negeri jiran, ternyata kepergian terakhir menjemput ajalnya.
“Mandum nyoe na keh kehendak ALLAH SWT. Mungkin ka eh nyoe ajal jih (Semua ini adalah ke hendak ALLAH SWT mungkin sampai di sini ajal (umur)-nya,” ungkap ibunda alm. Zulman penuh ketegaran melepas kepergian putranya.
Sementara itu, Ir. Sabeena menceritakan, almarhum Zulman meninggal dunia akibat di bacok oleh salah seorang TKI asal Madura pada Jumat (18/9/2020) sore menjelang magrib. Sebelum berhasil diterbangkan ke Indonesia jenazah sudah selama 14 hari di semayamkan di salah satu rumah sakit (Hospital) di kawasan Selangor, Malaysia.
“Sebelum berhasil di urus pemulangan ke Indonesia, jenazah sudah berada disalah satu hospital di Negeri Jiran Malaysia hampir dua pekan. Proses pemulangan jenazah yang di urus langsung oleh rekan-rekan persatuan PAS di Malaysia sempat mengalami kendala karena menunggu jadwal keberangkatan pesawat. Karena untuk jadwal pesawat yang khusus mengangkut cargo peti jenazah di masa pandemic Covid-19 sekarang ini hanya ada sepekan sekali, sehingga jenazah baru berhasil diterbangkan ke Indonesia pada hari ke-14,” ungkap Ir. Sabeena.
Selain berhasil mengurus pemulangan jenazah almarhum Zulman, ujar Ir. Sabena, dalam tiga bulan terakhir ini pihaknya juga telah berhasil mengurus pemulangan jenazah TKI lainnya dari Malaysia ke kampung halaman masing-masing.
“Sampai saat ini, totalnya sudah 8 jenazah yang telah berhasil kami pulangkan ke kampung halamannya, bahkan ada juga yang sudah kami kebumikan langsung di sana (Malaysia-red) atas se-izin pihak keluarga serta otoritas terkait di Malaysia,” ungkapnya.
Ia menuturkan, selama ini setiap warga Pantai Barat Selatan Aceh khususnya warga Aceh Selatan yang meninggal dunia di Malaysia, pihaknya atas nama organisasi persatuan PAS di Malaysia secara bersama-sama langsung bergerak melakukan pengurusan serta penggalangan dana untuk memberangkatkan jenazah ke kampung halamannya masing-masing.
“Langkah ini kami lakukan murni demi solidaritas dan misi kemanusiaan karena kami di negeri jiran itu sama-sama berstatus sebagai warga perantauan,” ujarnya.
Karena itu, Ir. Sabeena mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang selama ini telah turut serta membantu dalam pemulangan jenazah warga Pantai Barat Selatan Aceh khususnya warga Aceh Selatan yang meninggal dunia di Malaysia. Seperti baru-baru ini dalam membantu proses pemulangan jenazah almarhum Zulman dari Malaysia hingga telah sampai ke kampung halamannya di Aceh Selatan.
Seperti telah diberitakan sebelumnya, jenazah almarhum Zulman (30), TKI asal Gampong Lawe Cimanok, Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan tiba di Bandara Internasional Kuala Namu, Medan, Sumatera Utara, Jumat (2/10/2020) siang. Kemudian jenazah diangkut via jalur darat menggunakan mobil ambulance RSUDYA Tapaktuan tiba di rumah duka pada Sabtu (3/10/2020) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.
Jenazah almarhum Zulman dikebumikan di kompleks pemakaman keluarga persis disamping pusara ayahandanya di Gampong Ladang Luah, Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan. [] NB






