Kemenpan RB Diminta Percepat Penegerian MTsS Kluet Utara

TheTapaktuanPost | Kluet Utara. Harapan masyarakat Aceh Selatan untuk memiliki tambahan madrasah negeri semakin menguat. Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia sejak 4 Maret 2022 telah mengusulkan penegerian sebanyak 50 madrasah swasta ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Dari Aceh, salah satu yang masuk daftar prioritas adalah Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Kluet Utara di Kabupaten Aceh Selatan yang direncanakan berubah status menjadi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Aceh Selatan.

Bacaan Lainnya

Mantan Camat Kluet Utara sekaligus mantan Kepala MAN di Aceh Selatan, Misbah, menegaskan pentingnya percepatan tindak lanjut penegerian MTsS Kluet Utara. Sebab menurutnya, madrasah merupakan bagian integral dari sistem pendidikan nasional yang sejak awal hadir untuk melayani masyarakat luas.

“MTsS Kluet Utara dinilai memiliki posisi strategis karena berada di kawasan dengan jumlah penduduk usia sekolah cukup tinggi, sementara akses terhadap madrasah negeri masih terbatas. Animo masyarakat yang cenderung memilih madrasah negeri sebagai lembaga pendidikan berciri khas Islam turut memperkuat alasan pengusulan penegerian,” kata Misbah kepada wartawan di Tapaktuan, Rabu (25/9/2025).

Dalam dokumen resmi usulan, Kementerian Agama menegaskan beberapa pertimbangan, antara lain pentingnya penguatan pemahaman pluralisme dan Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan madrasah, perluasan akses pendidikan negeri secara merata di daerah dengan populasi pelajar tinggi, penyerahan aset madrasah ke negara tanpa tuntutan pengangkatan guru swasta menjadi PNS, serta kelayakan sarana dan prasarana pembelajaran yang dimiliki.

Bila terealisasi, keberadaan MTsN 5 Aceh Selatan tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat lokal, tetapi juga memperkuat pemerataan pendidikan nasional. Penegerian madrasah swasta semacam ini dipandang sebagai bentuk afirmasi negara dalam memperluas akses pendidikan Islami sekaligus menjaga moderasi beragama di tengah masyarakat.

Meski demikian, hingga kini usulan yang diajukan Kementerian Agama kepada Kemenpan RB belum mendapat respon. Kondisi tersebut menimbulkan harapan besar dari masyarakat Aceh Selatan agar penegerian MTsS Kluet Utara segera direalisasikan.

“Sebagai lembaga pendidikan berciri khas Islam, madrasah bukan hanya berfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga berperan nyata dalam pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Misbah.

Ia menjelaskan, keberadaan madrasah di desa, pinggiran, hingga wilayah terpencil telah membuka kesempatan bagi anak-anak dari berbagai kalangan untuk mendapatkan layanan pendidikan. Selain itu, integrasi pendidikan agama dan umum di madrasah dinilai mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter moral, etika, dan spiritual yang kuat.

“Lulusan madrasah telah banyak berkontribusi di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, pendidikan, hingga profesi lain. Penegerian MTsS Kluet Utara menjadi MTsN 5 Aceh Selatan adalah bukti nyata pengakuan negara atas kontribusi madrasah bagi pendidikan nasional,” tegasnya.

Menurut Misbah, penegerian akan berdampak pada peningkatan standar mutu, keberlanjutan layanan pendidikan, serta jaminan kesejahteraan bagi tenaga pendidik.

“Madrasah ini sudah terbukti memberi kontribusi besar dalam mencerdaskan anak bangsa sekaligus membentuk karakter moderat. Karena itu, kami berharap Menpan RB segera menindaklanjuti usulan ini demi memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperkuat peran madrasah dalam pendidikan nasional,” ujarnya.

Dengan semakin kuatnya dukungan masyarakat, penegerian MTsS Kluet Utara menjadi MTsN 5 Aceh Selatan diharapkan dapat segera diwujudkan. Kehadirannya tidak hanya menjawab kebutuhan lokal, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen nasional menghadirkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan selaras dengan nilai kebangsaan.

Pos terkait