Da’i Juara 1 AKSI Indosiar 2026 Tgk. Habibie Nawawi Pulang Kampung Gelar Tablig Akbar

TheTapaktuanPost | Labuhanhaji Barat. Penceramah (Da’i) muda yang baru saja berhasil menjuarai ajang Akademi Sahur Indonesia (AKSI) 2026 yang digelar stasiun TV Nasional Indosiar, Tgk. Habibie Nawawi menggelar tablig akbar di Masjid Gampong Tutong, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Jumat (3/4/2026) malam.

Pria yang lahir di Lhung Mane, Gampong Tutong, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Kabupaten Aceh Selatan pada 13 September 1999 itu, pulang kampung menghibur ribuan masyarakat melalui tausiah agama yang dikenal lembut tetapi mudah dicerna oleh jamaah.

Bacaan Lainnya

Kedatangannya di kampung halaman disambut langsung oleh Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan bersama Wakil Bupati H. Baital Mukadis, unsur Forkopimda, para ulama, serta ratusan masyarakat yang memadati lokasi acara.

Dalam tausiyahnya, Tgk. Habibie Nawawi antara lain mengajak masyarakat untuk memperkuat keimanan dan menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan zaman.

Ia menekankan bahwa ilmu harus menjadi landasan utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah serta memperbanyak amal kebaikan sebagai bekal dalam kehidupan dunia dan akhirat.

Sebelumnya, Bupati Aceh Selatan H. Mirwan saat memberikan kata sambutan mengajak generasi muda meneladani da’i berprestasi yang jadi kebanggaan masyarakat Aceh Selatan dilevel Nasional itu.

Bupati Mirwan mengaku merasa bangga atas capaian yang diraih Tgk. Habibie. Ia menilai prestasi tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mencerminkan kualitas pendidikan agama di Aceh Selatan yang mampu melahirkan generasi unggul.

“Kehadiran Tgk. Habibie bukan sekadar sebagai penceramah, tetapi simbol keberhasilan generasi muda Aceh Selatan dalam membawa nilai-nilai Islam ke panggung yang lebih luas,” kata Mirwan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa Aceh Selatan, yang dikenal sebagai daerah religius, mampu melahirkan generasi yang berdaya saing di tingkat nasional.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pendidikan formal dan pemahaman agama dalam membentuk karakter generasi muda.

Mirwan juga berharap momentum tablig akbar ini dapat menjadi inspirasi bagi para pemuda untuk terus menuntut ilmu, memperkuat akhlak, serta berperan aktif dalam syiar Islam di tengah masyarakat.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen serius untuk terus mendukung pengembangan sumber daya manusia berbasis syariat. Upaya tersebut dinilai penting dalam menjaga marwah daerah sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi.

“Kami ingin melihat lebih banyak ‘Habibie-Habibie’ baru yang lain dari Aceh Selatan yang mampu memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan tabligh akbar berlangsung dengan penuh antusiasme. Masyarakat yang hadir tampak khusyuk mengikuti rangkaian acara hingga selesai, mulai dari sambutan hingga tausiyah yang disampaikan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tidak hanya terjalin silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga semakin memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sosial. Selain itu, tablig akbar ini diharapkan mampu mendorong pembangunan daerah yang religius, produktif, dan berkeadaban.

Pos terkait