TheTapaktuanPost | Meukek — Tanggul sungai di Gampong Lhok Aman, Kecamatan Meukek, Aceh Selatan, ambruk setelah diterjang derasnya arus air, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 05.15 WIB. Longsor yang terjadi di bantaran sungai kini mengancam rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi.
Kondisi tersebut membuat warga mulai waswas. Asmudin, salah seorang warga yang rumahnya berada dekat tanggul, bahkan telah memindahkan sebagian barang dari dalam rumah karena khawatir longsor semakin melebar.
Ambruknya tanggul terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut dan menyebabkan debit sungai meningkat. Arus yang semakin kuat kemudian menjebol tanggul hingga sebagian bantaran sungai ikut longsor.
Asmudin mengaku pertama kali mengetahui tanggul di samping rumahnya telah ambruk ketika hendak mengambil wudu untuk melaksanakan salat Subuh.
Melihat kondisi tersebut, ia langsung berupaya mengamankan sebagian barang dari dalam rumah sebagai langkah antisipasi.
“Saya sudah memindahkan sebagian barang karena khawatir rumah ikut ambruk,” kata Asmudin.
Ia berharap kerusakan tanggul segera ditangani. Sebab, jika hujan deras kembali turun dan debit sungai meningkat, longsor dikhawatirkan terus melebar hingga mencapai rumah warga.
Keuchik Gampong Lhok Aman, Hajjal Mabrur, telah turun langsung meninjau lokasi. Menurutnya, kejadian tersebut juga telah dilaporkan kepada Camat Meukek dan Dinas PUPR Kabupaten Aceh Selatan.
“Sudah kami laporkan kepada Camat Meukek dan Dinas PUPR Aceh Selatan. Hal ini akan segera ditangani,” ujar Hajjal.
Menurut Hajjal, penanganan diperlukan untuk mencegah kerusakan tanggul dan longsor semakin meluas serta mengancam permukiman di sekitarnya.
Pemerintah gampong juga mengimbau warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai agar meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur wilayah Meukek.
Warga berharap penanganan tanggul dapat segera dilakukan sebelum longsor semakin melebar dan berdampak langsung terhadap rumah-rumah di sekitar bantaran sungai.






