Dengan Jiwa Besar, Tgk. Abrar Muda Maafkan Pemuda Pasie Raja yang Memfitnahnya

  • Whatsapp

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Owner Objek Wisata Puncak Sigantang Sira, Trumon, Tgk. Abrar Muda dengan berjiwa besar memaafkan, Hendra Yusribar, salah seorang pemuda Gampong Panton Bili, Kecamatan Pasie Raja yang telah memfitnah dan mencemarkan nama baik dirinya dan keluarga.

“ALLAH SWT pemilik alam semesta ini dan Nabi Besar Muhammad SAW saja maha pemaaf kepada mahkluk dan umatnya yang sudah bertaubat, apalagi kita ini hambanya. Makanya, karena yang bersangkutan sudah meminta maaf atas kekhilafan dan ketidaktahuannya, maka saya pribadi bersama seluruh keluarga juga sudah memaafkannya,” kata Tgk. Abrar Muda dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui TheTapaktuanPost di Tapaktuan, Senin (31/5/2021).

Bacaan Lainnya

Pernyataan ini disampaikan Mantan Panglima GAM Wilayah Lhok Tapaktuan itu, menyikapi pemberitaan klarifikasi dan permintaan maaf Hendra Yusribar, yang dilansir dua portal berita online yakni AcehTrend.com dengan judul “Sebut objek wisata sigantang sira dibangun oleh pemkab Hendra minta maaf kepada Abrar Muda” dan Theacehpost.com dengan judul “Pemuda Panton Bili minta maaf dan mengaku tidak tahu wisata Sigantang Sira milik pribadi”.

Meskipun telah memaafkan pemuda tersebut, namun Tgk. Abrar Muda tetap meminta agar persoalan yang telah merugikan dan mencemarkan nama baik dirinya tersebut dapat menjadi pembelajaran yang berharga bagi Hendra Yusribar.

Tgk. Abrar Muda berpesan kepada Hendra Yusribar selaku pemuda yang masih energik dan penerus estafet kepemimpinan bangsa ke depan, agar dalam menyampaikan atau melontarkan pernyataan di ruang public menggunakan “akal sehat” dengan kepala dingin serta menunjukkan sikap sebagai orang terpelajar (intelektual). Sebelum bertindak hendaknya terlebih dulu melakukan croscek ke lapangan dan budayakan sikap gemar bertanya terhadap suatu hal yang belum diketahui secara jelas. Dan yang lebih penting lagi jauhkan pikiran berprasangka buruk kepada seseorang serta dahulukan sikap tabayyun.

“Seperti kata-kata bijak orang tua zaman dulu, malu bertanya sesat di jalan. Seperti adinda Hendra ini, karena malu bertanya maka sudah sesat jalan pikirannya. Rencana mau menyampaikan aspirasi jalan rusak kepada pemerintah sudah ngawur ke mana-mana,” ujarnya.

Tgk. Muda mempersilahkan anak-anak muda yang masih energik ini bersikap kritis kepada pemerintah. Jika memang ada persoalan terkait kepentingan public yang belum mendapatkan perhatian pemerintah silahkan di suarakan aspiranya, dengan harapan agar aspirasi masyarakat tersebut segera mendapat perhatian serius dan segera dari pemerintah. Namun hendaknya, kritikan yang disampaikan itu bersifat konstruktif (membangun) bukan kritikan menghujat, sakit hati serta pesan sponsor yang menungganginya di belakang. Apalagi kritikan yang disampaikan bersifat menyerang pribadi sehingga dapat menjatuhkan harkat dan martabat orang lain.

“Kan aneh, terkait jalan rusak di Gampong Panton Bili, Kecamatan Pasie Raja sudah di kait-kaitkan dengan pengembangan objek wisata Sigantang Sira di Trumon yang sedang saya upayakan. Apa relevansinya dengan jalan rusak di Pasie Raja?. Sebab pengembangan objek wisata itu murni menggunakan uang pribadi saya, tidak ada menggunakan uang pemerintah,” sesal Tgk. Abrar Muda.

Seharusnya, sambung Tgk. Muda, Hendra Yusribar selaku generasi muda penerus estafet kepemimpinan daerah ke depannya, merasa bangga dan mendukung penuh upaya pengembangan objek wisata yang sedang digagasnya itu demi memajukan dunia pariwisata di daerah itu, jangan justru meruntuhkan semangat dirnya dan keluarga.

“Makanya, kalau ingin aspirasinya cepat di dengar dan direspon oleh pemerintah sampaikanlah kritikan dan masukan secara berkualitas dengan kata-kata yang santun dan ilmiah sesuai fakta dan data-data yang konkrit. Sebab jika apa yang disampaikan itu murni aspirasi masyarakat sesuai fakta dilapangan, saya rasa semua kita sepakat dan sama-sama mendorong pemerintah daerah agar segera meresponnya. Apalagi Bapak Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran di beberapa kesempatan sudah sering menyatakan bahwa pemerintahannya sangat terbuka terhadap kritikan dan masukan yang sifatnya membangun. Saya rasa kita semua sepakat secara bersama-sama mengawal jalannya roda pemerintahan ini, kita harus menyatukan sikap dengan satu tujuan memajukan pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat jangan saling menjatuhkan,” pesan Tgk. Abrar Muda.      

Pos terkait