Iqbal Muksin dan Carissa Adelia Putri Dinobatkan sebagai Agam Inong Duta Wisata Aceh Selatan 2026

TheTapaktuanPost | Tapaktuan – Iqbal Muksin asal Kecamatan Samadua dan Carissa Adelia Putri asal Kecamatan Tapaktuan resmi dinobatkan sebagai Agam dan Inong Duta Wisata Aceh Selatan 2026 pada malam puncak pemilihan yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Dinas Pariwisata di Aula Dinas Pariwisata, Tapaktuan, Sabtu (1/8/2026) malam.

Malam penobatan berlangsung meriah dan menjadi puncak rangkaian seleksi serta pembekalan yang telah diikuti para finalis selama beberapa hari. Para peserta sebelumnya menjalani proses seleksi yang ketat untuk memilih putra-putri terbaik yang akan menjadi wajah promosi pariwisata Aceh Selatan.

Bacaan Lainnya

Sampai akhirnya, Iqbal Muksin berhasil meraih gelar Agam Duta Wisata Aceh Selatan 2026, sementara Carissa Adelia Putri dinobatkan sebagai Inong Duta Wisata Aceh Selatan 2026.

Penobatan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Aceh Selatan Baital Mukadis dan disaksikan unsur Forkopimda, Ketua DPRK Aceh Selatan Hj. Rema Mishul Azwa, SE.Ak, anggota DPRK Novi Rosmita, jajaran organisasi perangkat daerah, tokoh adat, sponsor, serta tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Pariwisata Aceh Selatan, Munharsam, SE, mengatakan seluruh finalis merupakan generasi muda terbaik yang berhasil lolos dari proses seleksi yang cukup ketat. Dari 17 peserta yang mendaftar, sebanyak 14 orang berhasil melaju ke babak final.

“Menang atau kalah adalah hal biasa. Namun pengalaman, jejaring, dan ilmu yang diperoleh selama masa karantina merupakan bekal berharga untuk terus berkontribusi bagi daerah tercinta,” ujarnya.

Munharsam berharap para Agam dan Inong Duta Wisata 2026 dapat menjadi mitra strategis Dinas Pariwisata dalam mempromosikan potensi wisata Aceh Selatan.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah, khususnya dalam aspek penganggaran, sangat dibutuhkan agar kolaborasi tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga program Duta Wisata tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan sektor pariwisata.
Ia juga berharap para pemenang mampu mengharumkan nama Aceh Selatan saat mewakili daerah pada ajang Agam Inong tingkat Provinsi Aceh.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Selatan Baital Mukadis menegaskan bahwa di tengah perkembangan era digital, peran Duta Wisata tidak hanya sebatas simbol kecantikan dan ketampanan, tetapi juga sebagai penjaga identitas budaya daerah.

“Kalian bukan sekadar ikon kecantikan fisik atau ketampanan semata, melainkan guardians of heritage, penjaga warisan leluhur yang siap berada di garis terdepan untuk merawat, mempromosikan, dan melestarikan budaya Aceh Selatan hingga dikenal di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” kata Baital.

Ia menyebut seluruh finalis merupakan pemuda-pemudi terbaik yang telah ditempa melalui proses seleksi, karantina, pembekalan wawasan pariwisata, etika, dan budaya lokal sehingga memiliki bekal menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta berdaya saing.

Baital juga mengajak para pemenang untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, pelaku pariwisata, dan masyarakat dalam membangkitkan sektor pariwisata Aceh Selatan agar semakin maju, kompetitif, serta mampu memberikan manfaat bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

“Jadilah duta yang tidak hanya mampu memperkenalkan destinasi wisata, tetapi juga menceritakan nilai sejarah, budaya, dan kearifan lokal Aceh Selatan dengan penuh kebanggaan. Mari jadikan momentum ini sebagai tonggak kebangkitan pariwisata dan budaya Aceh Selatan menuju daerah yang lebih maju, produktif, dan madani,” tutupnya.

Pos terkait