Bupati Aceh Selatan Launching program Digitalisasi Pembelajaran disatuan pendidikan

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan Launching program Digitalisasi Pembelajaran disatuan pendidikan dengan Interactive Flat Panel (IFP) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten setempat.

Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan mengatakan dunia sedang berubah dengan sangat cepat. kita tidak lagi berada di era di mana papan tulis dan kapur menjadi satu-satunya jendela ilmu. hari ini, batas-batas ruang kelas telah runtuh oleh kekuatan teknologi informasi.

Bacaan Lainnya

“Jika kita tidak mampu beradaptasi, maka anak-anak kita akan tertinggal dalam persaingan global yang semakin kompetitif,” kata Bupati Aceh Selatan di Tapaktuan, Kamis (12/3/2026).

Aceh Selatan, kata Mirwan, dengan segala potensi alam dan sumber daya manusianya, tidak boleh hanya menjadi penonton di era transformasi digital ini. Kita harus menjadi bagian dari perubahan, bahkan menjadi pelaku yang mendorong kemajuan tersebut.

Menurutnya, salah satu langkah nyata yang harus dilakukan yakni melalui Program Digitalisasi Pembelajaran dengan Interactive Flat Panel (IFP). kita menghadirkan teknologi mutakhir langsung ke dalam ruang kelas, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif, modern, dan efektif.

Ia berharap dengan program ini, akses pembelajaran tanpa batas bagi siswa-siswi, mulai dari Labuhanhaji Barat hingga Trumon Timur, harus memiliki akses terhadap materi pembelajaran dengan kualitas yang sama seperti yang dimiliki siswa di kota-kota besar.

“Harapan kita program ini dapat mendukung proses belajar siswa agar lebih efektif dan membuka akses yang lebih luas terhadap beragam pengetahuan,” kata Mirwan.

Kemudian, guru yang adaptif dan terus belajar. Bupati meminta para guru untuk tidak pernah lelah meningkatkan kapasitas diri. Teknologi hanyalah alat, namun peran Bapak dan Ibu sebagai inspirator sekaligus pembimbing karakter tetaplah yang utama.

Bupati Aceh Selatan menghimbau kepada para guru untuk menguasai platform digital agar mampu menciptakan suasana belajar yang lebih kreatif, inovatif, dan menyenangkan, serta mendorong kemandirian belajar siswa.

“Anak-anakku sekalian, manfaatkan teknologi ini untuk menggali ilmu dan meraih masa depan. Jangan hanya menggunakan perangkat digital untuk hiburan semata, tetapi jadikanlah sebagai sarana untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan diri,” kata Mirwan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berkomitmen penuh untuk terus mendukung penguatan infrastruktur digital di sektor pendidikan. Ia juga mengapresiasi kerja keras para guru, tenaga pendidik, dan seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan digitalisasi pembelajaran.

“Kami menyadari bahwa investasi terbaik bagi daerah ini bukan hanya pada pembangunan fisik semata, tetapi pada kecerdasan dan kualitas generasi masa depan. Karena itu, setiap langkah yang kita lakukan hari ini adalah investasi bagi masa depan anak dan cucu kita,” pungkas Mirwan.

Pos terkait