Pemkab Aceh Selatan Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD Tahun 2024

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan menggelar forum konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2024, di Aula Serbaguna Kantor Bappeda, Tapaktuan, Kamis (16/3/2023).

Kepala Bidang (Kabid) PP Sarana dan Prasarana Bappeda Aceh Selatan, Ria Darma ST MT menyampaikan forum konsultasi publik rancangan awal RKPD Aceh Selatan tahun 2024 merupakan tahun pertama dalam penerapan dokumen Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2024-2026 berdasarkan amanat Inmendagri Nomor 52 tahun 2022 tentang penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah bagi daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir pada tahun 2023 dan daerah otonom baru.

Bacaan Lainnya

“RPD Kabupaten Aceh Selatan tahun 2024-2026 tersebut, ditetapkan melalui Peraturan Bupati Aceh Selatan Nomor 4 tahun 2023, mengingat masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan periode tahun 2018-2023 akan berakhir,” kata Ria Darma.

Asisten II Setdakab Drs. HT Darisman mengatakan, penyelenggaraan forum konsultasi publik penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2024 yang dilaksanakan itu merupakan kegiatan penting yang mewadahi seluruh pihak terkait untuk dapat bersama-sama merumuskan program dan kegiatan pembangunan di Kabupaten Aceh Selatan.

“Melalui forum konsultasi publik ini, diharapkan dapat diperoleh masukan dan saran terhadap rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah tahun 2024, yang akan dituangkan dalam berita acara dan resume yang menjadi dasar dalam perbaikan rancangan awal tersebut,” kata Darisman.

Menurutnya, terdapat beberapa permasalahan penting yang harus menjadi fokus bersama, antara lain adalah laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Aceh Selatan yang pada tahun 2022 meningkat 3,11 persen dibandingkan tahun 2021.

“Tapi capaiannya masih lebih rendah dibandingkan dengan laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Aceh yakni sebesar 4,61 persen, dan laju pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,30 persen,” ungkap Darisman.

Permasalahan kedua adalah persentase penduduk miskin Kabupaten Aceh Selatan yang pada tahun 2022 berada pada angka 12,43 persen, atau di antara persentase kemiskinan Aceh yang mencapai 14,75 persen dan persentase kemiskinan Nasional sebesar 9,75 persen.

Selanjutnya, ketiga adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Aceh Selatan, yang pada tahun 2022 nilainya 67,87 persen, atau masih dibawah IPM Provinsi Aceh yang mencapai 72,8 persen maupun IPM nasional 72,91 persen.

Dan permasalahan keempat yang tak kalah penting adalah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Aceh Selatan tahun 2022 yang berada pada angka 4,82 persen.

Karena itu, kata Darisman, pembangunan daerah tahun 2024 berdasarkan pada kebijakan pembangunan sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Aceh Selatan tahun 2024 – 2026, mengusung tema memantapkan kesejahteraan sosial ekonomi melalui sektor pertanian, pariwisata dan industri pengolahan yang memperhatikan kelestarian lingkungan serta mensukseskan agenda pemilu serentak 2024.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Aceh Selatan diwakili oleh Asisten II Setdakab Drs HT Darisman, Kepala BPS Aceh Selatan, para Kepala SKPK, para Camat, instansi vertikal, pejabat perbankan, tokoh masyarakat mitra diskusi dan insan pers.

Pos terkait