Pemkab Aceh Selatan Terima Bantuan Excavator dari KKP untuk Percepat Pemulihan Pascabencana

TheTapaktuanPost | Tapaktuan – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menerima bantuan satu unit excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur sektor kelautan dan perikanan yang rusak akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025.

Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, SE, M.Sos, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya KKP, atas bantuan tersebut. Menurutnya, alat berat itu sangat dibutuhkan di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah.

Bacaan Lainnya

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan atas bantuan excavator ini. Kami optimistis bantuan tersebut akan mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi sektor perikanan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh Selatan pada akhir November 2025,” kata Mirwan, di Kantor DKP Aceh Selatan, Selasa (4/8/2026).

Ia mengatakan excavator tersebut telah tiba di Aceh Selatan dan akan segera dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan masyarakat, terutama memperbaiki tambak nelayan serta infrastruktur pendukung perikanan yang mengalami kerusakan akibat banjir.

“Alhamdulillah excavator sudah tiba di Aceh Selatan. Insya Allah akan kami manfaatkan untuk kepentingan masyarakat, khususnya para nelayan. Banyak tambak yang rusak akibat bencana dan membutuhkan penanganan segera. Di tengah kondisi fiskal daerah yang cukup berat, bantuan ini sangat berarti,” ujarnya.

Bantuan excavator itu diserahkan secara simbolis kepada Bupati Aceh Selatan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) Sektor Kelautan dan Perikanan Tahun 2026 yang digelar KKP di Ballroom Gedung Mina Bahari III, Jakarta beberapa waktu lalu.

Dalam kegiatan tersebut, Mirwan didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Selatan, Hadi Suhaima. Rakornas mengusung tema “Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional Sektor Kelautan dan Perikanan untuk Mendukung Swasembada Pangan.”

Mirwan menegaskan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus terus diperkuat agar program-program strategis di sektor kelautan dan perikanan dapat berjalan optimal.

Menurutnya, Aceh Selatan memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar dan dapat menjadi salah satu daerah penyangga ketahanan pangan nasional apabila didukung dengan infrastruktur dan kebijakan yang memadai.

“Dengan dukungan pemerintah pusat, kami yakin potensi kelautan dan perikanan Aceh Selatan dapat dioptimalkan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan akan terus menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Rakornas tersebut turut dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, serta kepala daerah dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.

Melalui bantuan excavator tersebut, Pemkab Aceh Selatan berharap proses pemulihan infrastruktur perikanan pascabencana dapat berlangsung lebih cepat sehingga aktivitas ekonomi masyarakat pesisir dapat kembali berjalan normal.

Pos terkait