TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Tim gabungan dari BPBD Aceh Selatan, TNI/Polri, SAR Meulaboh dan masyarakat nelayan terus mengintensifkan pencarian Amriyani (42), warga Gampong Batee Tunggai, Kecamatan Samadua hilang tenggelam dilaut.
Korban yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang kayu itu, dilaporkan hilang tenggelam diperairan laut Batee Tunggai saat sedang memancing ikan akibat diterjang gelombang besar, Selasa (12/8/2025) kemaren.
Kapolres Aceh Selatan, AKBP T. Ricki Fadliansah melalui Kapolsek Samadua, AKP Adam Sugiarto mengatakan hingga hari kedua pencarian korban belum berhasil ditemukan.
“Memasuki hari kedua pencarian korban hanyut di Pantai Batee Tunggai hasilnya masih nihil. Tim gabungan dari BPBD Aceh Selatan, TNI/Polri, serta Tim SAR Meulaboh telah bekerja sejak pagi hingga sore, namun keberadaan korban belum juga ditemukan,” kata AKP Adam Sugiarto menjawab konfirmasi wartawan di Tapaktuan, Rabu (13/8/2025) sore.
Untuk mengoptimalkan kegiatan pencarian, tim gabungan dibagi kedalam dua tim melakukan penyisiran disepanjang perairan laut hingga radius 3 mil dari titik kejadian.
“Tim dari BPBD Aceh Selatan dan Tim SAR dari Meulaboh melakukan penyisiran hingga radius 3 mil dari titik kejadian. Tim SAR juga melakukan penyelaman di beberapa lokasi yang dicurigai,” kata AKP Adam.
Pantauan dilapangan, sejumlah nelayan setempat juga ikut turun membantu pencarian di laut menggunakan sampan robin dan boat, sementara di darat keluarga korban dan warga menggelar doa bersama serta pembacaan surah Yasin di tepi pantai. Aktivitas itu menjadi upaya spiritual untuk memohon agar jasad korban segera ditemukan.
Hingga pukul 17.05 WIB, pencarian dihentikan sementara karena kondisi mulai gelap. Tim akan kembali melanjutkan operasi pada esok hari.
“Kami akan terus berupaya maksimal sampai korban ditemukan,” tegas AKP Adam.
Korban dilaporkan hilang terseret ombak laut saat sedang memancing diperairan laut Gampong Batee Tunggai pada Selasa (12/8) sekira pukul 10.30 WIB.
Informasi dihimpun dilapangan, sekira pukul 09.05 WIB korban yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang kayu keluar dari rumah sendirian pergi ke laut hendak memancing ikan.
Sekitar pukul 10.30 WIB seorang warga setempat, Nahmalyati melihat korban telah berada ditengah laut melambaikan tangannya sebagai isyarat minta pertolongan.
Sontak, Nahmalyati langsung bergerak cepat berlari melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keluarga korban. Lalu sekitar pukul 10.35 WIB masyarakat Gampong Batee Tunggai berduyun-duyun tiba dilokasi bersama pihak Muspika Samadua berupaya melakukan pencarian korban dengan menyisir laut dan pantai sekitar tempat kejadian.





