TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Bagian lantai dua satu unit rumah berkonstruksi semi permanen dihuni 3 kepala keluarga (KK) di Lorong 1 Gampong Gunung Kerambil, Kecamatan Tapaktuan hangus terbakar Minggu (13/9/2020) sekira pukul 10.30 WIB.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, tapi sebanyak tiga KK yang terdiri 12 jiwa yang menghuni rumah tersebut masing-masing adalah Elhanis dengan tanggungan 2 orang, Defa Syahputra tanggungan 2 orang dan Nursirwan tanggungan 3 orang, mengalami kehilangan tempat tinggal serta sejumlah barang berharga lainnya yang telah hangus terbakar.
Mengetahui telah terjadi kebakaran, puluhan warga setempat langsung berhamburan ke lokasi kejadian membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sekitar 15 menit pasca kejadian, proses pemadaman baru lebih maksimal setelah datang dua unit armada pemadam kebakaran milik BPBD membantu memadamkan api.
Kobaran api baru benar-benar berhasil dijinakkan secara total sekitar pukul 11.35 WIB.
“Setelah menerima informasi kejadian kebakaran tersebut, kita langsung mengerahkan dua unit armada pemadam dari Pos Damkar 01 Tapaktuan dan dari Pos Damkar 03 Labuhanhaji ke lokasi. Kita pastikan sekitar 15 menit pasca kejadian armada sudah standby dilokasi membantu memadamkan kobaran api,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Cut Syazalisma S.STP.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun pihaknya, ujar Cut Syazalisma, musibah kebakaran itu disebabkan karena adanya konsleting (arus pendek) listrik PLN. Bagian lantai dua rumah berkonstruksi semi permanen yang sebagiannya masih terdapat kayu (papan) tersebut, menjadi salah satu faktor kobaran api sangat cepat membesar membakar seisi rumah bagian atasnya.
“Alhamdulillah, karena bantuan pemadaman dari dua unit armada kita cepat sampai ke lokasi yakni sekitar 15 menit pasca kejadian. Kobaran api bisa cepat dijinakkan sehingga tidak merambat ke bagian lantai bawah rumah tersebut,” ungkapnya.
Dikatakan, terkait jumlah total kerugian materil yang dialami para korban, sejauh ini masih dalam proses pendataan oleh pihak Muspika Tapaktuan bersama perangkat Gampong Gunung Kerambil.







