Harimau Masuk Perangkap Dikolam Aroya, Setelah 1 Bulan Lebih Teror Warga Kota Tapaktuan

  • Whatsapp

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Teka teki jejak Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang sudah satu bulan lebih meneror dan meresahkan warga Kota Tapaktuan, akhirnya berhasil terpecahkan. “Siraja hutan” ini berhasil ditangkap setelah masuk perangkap yang dipasang Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dibantu pawang harimau yang secara khusus didatangkan dari Gunong Paro, Aceh Besar.

Kepala BKSDA Aceh Selatan, Wirli, mengatakan, Harimau yang selama ini meneror dan meresahkan masyarakat Kota Tapaktuan tersebut masuk perangkap yang dipasang diatas Bukit Kolam Aroya, Jorong Hulu, Kecamatan Tapaktuan pada Senin (25/7/2022) sekira pukul 03.00 WIB dinihari.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, Harimau yang selama ini meneror dan meresahkan warga Kota Tapaktuan telah berhasil kita tangkap. Berkat bantuan Pawang Harimau, satwa yang habitatnya dilindungi ini berhasil masuk perangkap pada pukul 03.00 WIB dinihari tadi,” kata Wirli kepada wartawan di Tapaktuan, Senin (25/7/2022) siang.

Wirli mengatakan, setelah tertangkap harimau tersebut rencana akan di evakuasi ke tempat yang lebih aman sambil menunggu tibanya tim medis BKSDA Aceh bersama tim medis mitra BKSDA dari Banda Aceh.  

Dia mengatakan, tertangkapnya harimau ini berawal dari pemasangan perangkap yang dilakukan oleh tim gabungan dari petugas BKSDA bersama masyarakat serta dibantu pawang sekitar 2 minggu lalu.

Selanjutnya, kata Wirli, harimau ini akan dievakuasi terlebih dulu ketempat yang aman untuk sementara waktu, sembari menunggu tibanya dokter hewan yang akan melakukan pengecekan kesehatan harimau tersebut.

Sementara itu Pawang Harimau, Jauhari Sarwani mengatakan setelah pemanggilan dua hari lalu hingga Minggu sore kemaren, akhirnya hari ini tepat pukul 03.00 WIB dinihari tadi Harimau tersebut langsung masuk perangkap.

“Harimau berjenis kelamin Jantan tersebut berusia 3,5 tahun dan sudah memangsa 6 ekor kambing selama melanglang buana meneror dan meresahkan warga Kota Tapaktuan,” ujarnya.

Pos terkait