Staf Khusus Presiden Diminta Bantu Negerikan Politeknik Aceh Selatan

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran meminta kepada Staf khusus Presiden RI, Gracia Billy Mambrasar ST,MBA,M.Sc dapat membantu mempercepat penegerian kampus Politeknik Aceh Selatan (Poltas), guna memberikan dampak signifikan terhadap dunia pendidikan di daerah itu.  

“Bapak Billy yang merupakan staf khusus Bapak Presiden serta dikenal juga kawan dekatnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Makarim, kami harapkan dapat membantu mempercepat penegerian Kampus Poltas, dalam rangka mendukung perkembangan lembaga pendidikan vokasi ini lebih maju lagi ke depannya,” kata Bupati Tgk. Amran.

Bacaan Lainnya

Permintaan itu disampaikan Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran saat menggelar pertemuan dengan Staf Khusus Presiden RI, Gracia Billy Mambrasar beserta rombongan dari Jakarta di Hall Pendopo Bupati Aceh Selatan di Tapaktuan, Kamis (18/2/2021). Kedatangan staf khusus presiden yang turut didampingi Rektor UTU Meulaboh, Prof. Dr Jasman J. Ma`ruf itu, dalam rangka menyerap aspirasi di Kabupaten Aceh Selatan serta beberapa kabupaten/kota lainnya di Pantai Barat Selatan Aceh.

Tgk. Amran mengungkapkan, Kampus Poltas yang merupakan satu-satunya lembaga pendidikan tinggi vokasi (politeknik) di Pantai Barat Selatan Aceh, didirikan oleh Pemkab Aceh Selatan pada tahun 2010 lalu dengan izin Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) RI Nomor: 167/D/0/2010.

Menurut Tgk. Amran, tujuan pendirian Kampus Poltas ini adalah untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu menguasai tekhnologi guna mendukung kemajuan pembangunan daerah di Pantai Barat Selatan Aceh serta menjawab segala permasalahan dan kendala-kendala yang terjadi terkait ketersediaan SDM yang siap pakai dalam mengisi Asean Free Trade Area (AFTA) dan akan mulai berlakunya program Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Meskipun usianya masih relative muda yakni baru 10 tahun lebih, ujar bupati, tapi Kampus Poltas ini telah banyak berkontribusi terhadap kemajuan pembangunan daerah serta memberikan prestasi yang membanggakan daerah dan masyarakat baik di level provinsi, nasional hingga internasional.

“Perlu kami sampaikan kepada Bapak Billy bahwa, Kampus Politeknik Aceh Selatan memiliki misi menjadi center of expertise (pusat keahlian) dalam rangka mengumpulkan, mengolah serta mengembangkan tekhnologi dan ilmu pengetahuan,” papar Tgk. Amran.

Melalui transfer tekhnologi dan ilmu pengetahuan praktis menjadi program terbaik tersebut, Kampus Politeknik Aceh Selatan memiliki target mampu bersaing di tahun 2025 dengan mampu menyerap serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai guna menghasilkan lulusan siap pakai mendukung kemajuan pembangunan daerah.

“Mudah-mudahan permohonan kami ini dapat segera terwujud. Dengan demikian potensi-potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia (SDA/SDM) di berbagai sector dapat dikembangkan lagi secara lebih maksimal,” kata bupati.

Lebih lanjut Tgk. Amran mengatakan, Kabupaten Aceh Selatan yang memiliki panjang garis pantai mencapai 194 Km, juga memiliki kandungan sumber daya alam sector kelautan dan perikanan serta pertanian dan perkebunan yang melimpah serta didukung dengan keindahan alam yang eksotis sehingga sangat mendukung untuk dikembangkan pembangunan sector pariwisata.

“Perlu juga kami sampaikan kepada bapak bahwa, dengan berbagai keterbatasan pemerintah daerah potensi sumber saya alam yang melimpah ini belum bisa digarap secara maksimal. Karena itu, aspirasi ini kami sampaikan melalui bapak, semoga dapat di teruskan ke pemerintah pusat melalui kementerian/lembaga terkait di Jakarta,” pungkas Tgk. Amran.

Pos terkait