TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Pemkab Aceh Selatan melalui Dinas Sosial (Dinsos) bersama DPRK sepakat meningkatkan koordinasi dan hubungan kerja yang harmonis demi menghasilkan data yang akurat sehingga setiap program bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat miskin/terdampak bencana dipastikan benar-benar tepat sasaran.
Kesepakatan para pihak itu diputuskan dalam rapat kerja (Raker) yang berlangsung di Ruang Musyawarah DPRK Aceh Selatan, Senin (27/4/2020).
Rapat kerja Komisi IV DPRK Aceh Selatan dengan Dinsos yang dihadiri langsung Kepala Dinas Sosial Aceh Selatan, Zubir Efendi beserta jajarannya itu, juga turut melibatkan anggota Satgas Covid-19 DPRK Aceh Selatan diantaranya T. Bustami, Ridwan, Amiruddin, Rema Mishul Azwa, SE, Baital Mukadis, Mirwan, Adi Samridha, S.Pd.I, Zamzami, ST, Siska Elviadi Rajo Evi, Hadi Surya dan Amir Mulliadi.
“Rapat tadi siang antara komisi lV plus tim Satgas Covid-19 DPRK bersama Dinsos berjalan lancar damai serta adem ayem dan penuh keakraban. Kemarin hanya salah paham dan miskomunikasi saja. Setelah duduk bersama tadi sudah ada titik temu serta membuahkan hasil yang positif bagi masyarakat,” kata anggota Satgas Covid-19 DPRK Aceh Selatan, Amiruddin, yang hadir langsung mengikuti raker tersebut.
Ia kemudian menyebutkan lima rekomendasi yang di sepakati bersama dalam raker tersebut.
Pertama, pihak Dinsos Aceh Selatan sepakat segera memperbaiki daftar nama penerima mamfaat bantuan sembako yang bersumber dari APBA dan penyalurannya nanti bersamaan dengan bantuan sembako bersumber dari APBK.
Kemudian, point kedua para pihak khususnya Dinsos juga sepakat kedepannya akan menjalin koordinasi lebih intens dengan DPRK, khusus pada hal-hal yang berdampak langsung dengan masyarakat luas.
Selanjutnya, ketiga perlu adanya program penguatan kapasitas SIKNG (Aplikasi sistem informasi dari Kemensos, untuk memastikan bansos tersalurkan dengan tepat sasaran). Dinsos diharapkan memiliki BANK data sehingga lebih mudah pada saat penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Point ke empat, menjadikan qanun kemiskinan menjadi program prioritas prolegda di tahun 2021. Dalam hal ini Banleg DPRK diharapkan harus giat dan pro-aktif.
Terakhir kelima, meminta kepada Pemkab Aceh Selatan melalui dinas terkait agar meninjau kembali Perbup PRG (Petugas Registrasi Gampong) yang dinilai honornya masih sangat rendah sekali.
Bak gayung bersambut, Kadis Sosial Aceh Selatan Zubir Efendi,S.Pt juga menyambut baik masukan konstruktif tersebut.
Pihaknya, kata Zubir, memastikan akan memperbaiki data penerima bantuan dampak Covid-19 di Aceh Selatan baik itu bersumber dari APBA maupun APBK.
“Kita hanya perbaiki data penerima ganda dan data bagi yang sudah meninggal memang yang tidak ada ahli waris termasuk data yang PNS,” ungkapnya
Zubir berdalih, kondisi yang tak diinginkan ini akibat proses penginputan data melalui link khusus yang di sediakan Dinsos Provinsi Aceh hanya dikasih waktu selama 2 hari.
“Kita mengalami kendala dan kewalahan ketika dari provinsi itu buat link. Jadi link itu terbuka untuk umum sehingga semua orang bisa mengakses link tersebut jadi lepas kontrol lah namanya,” ujarnya.
Namun pada saat menginstal akun, pihaknya mengaku sudah menyampaikan kepada pimpinan sehingga pimpinan dalam hal ini Plt Bupati Aceh Selatan Tgk.Amran telah mendukung program bantuan sembako tambahan ini melalui anggaran APBK.
“Maka dalam hal ini masyarakat kita tak perlu resah karena jenis dan bahan bantuannya sama dengan APBA, karena kekurangannya sudah disisipkan dengan APBK. Semua masyarakat kita yang miskin dan terdampak Covid-19 InsyaAllah juga akan mendapat bantuan,” sebut Zubir Efendi.
Perlu diketahui, lanjut Zubir, bahwa data bantuan sembako untuk Aceh Selatan yang bersumber dari bantuan sosial Pemerintah Aceh itu merupakan hasil pendataan yang dilakukan oleh pilar-pilar sosial.
“Kita patut mengucapkan terima kasih dan memberi apresiasi kepada para pilar sosial yang telah bekerja dilapangan yang telah menghimpun data dengan menghasilkan 5.933 KK data penerima bantuan sembako untuk Aceh Selatan,” pungkasnya. [] Naidy Beurawe
Dinsos – DPRK Aceh Selatan Sepakat Tingkatkan Koordinasi, Demi Menghasilkan Data yang Akurat





