TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop dan UKM) Aceh Selatan memastikan bahwa stok beras Bulog di wilayah itu aman selama 2 bulan ke depan. Sehingga masyarakat diminta tidak cemas selama ancaman wabah virus corona (Covid-19) sekarang ini.
“Hasil koordinasi dengan Bulog Subdivre Abdya, stok beras untuk tiga kabupaten/kota termasuk Aceh Selatan dipastikan aman selama 2 bulan ke depan. Informasi ini disampaikan agar masyarakat lebih tenang menyikapi isu corona sekarang ini,” kata Kepala Disdagperinkop dan UKM Aceh Selatan, T. Harida Aslim saat dikonfirmasi wartawan di Tapaktuan, Kamis (2/4/2020).
Kepastian stok beras aman selama 2 bulan ke depan tersebut, lanjut Harida, selain untuk kesiap-siagaan pemerintah mengantisipasi jika sewaktu-waktu ancaman wabah virus corona makin bertambah parah ke depannya, juga sebagai bagian dari persiapan menyambut datangnya bulan suci ramadahan 1441 H pada April 2020 ini.
“Kita harap masyakarat jangan khawatir, sebab kita bersinergi dengan TNI/Polri terus memantau kesediaan kebutuhan pokok di Aceh Selatan,” tegasnya.
Berdasarkan hasil pemantauan pihaknya, lanjut Harida, kondisi saat ini harga barang yang melonjak naik hanya gula pasir yang mengalami kenaikan mencapai 22.22%.
Yakni tembus Rp. 22.000/kg dari sebelumnya sekitar Rp. 17.000-Rp.18.000/kg.
“Kenaikan harga gula ini murni disebabkan karena tidak lancarnya pasokan gula dari distributor Medan, Sumatera Utara. Kesediaan stok gula memang sedang terjadi kelangkaan di seluruh Indonesia,” ucapnya.
“Semua kabupaten di Aceh juga mengalami hal serupa. Sedangkan untuk harga kebutuhan pokok lain masih stabil dan kita lakukan sidak beberapa hari ini tidak ada warga yang menimbun sembako,” ungkapnya.
Adapun harga kebutuhan bahan pokok lainnya menurut data Disdagperinkop dan UKM Aceh Selatan, yang terpantau pada bulan maret, bawang merah Rp.40.000/Kg naik 14.28%, bawang putih Rp 40.000/Kg turun 11.11%, cabe merah 25.000/Kg stabil.
Sementara harga minyak tanah Rp.12.000/liter, tepung terigu 11.000/Kg, minyak goreng tanpa merek Rp.12.000/liter masih stabil. Sedangkan minyak goreng bimoli botol (1000 MI) Rp. 15.000/botol naik 15.38%.
Gelar Pasar Murah
Dibagian lain, ia juga menerangkan bahwa dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok masyarakat serta menekan lonjakan harga barang, menjelang datangnya bulan suci ramadhan 1441 H, Pemkab Aceh Selatan melalui Disdagperinkop dan UKM juga akan mengggelar pasar murah di beberapa titik.
“Menjelang masuknya bulan suci ramadhan, kita juga telah memprogramkan akan menggelar pasar murah di beberapa titik dalam wilayah Aceh Selatan,” sebutnya.
Ditengah Isu Corona, Stok Beras Bulog di Aceh Selatan Aman 2 Bulan Kedepan





