TheTapaktuanPost | Trumon Timur. Memanfaatkan momentum libur kuliah ditengah pandemi virus corona (Covid-19), puluhan generasi milenial yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa, Pemuda dan Pejabar Trumon Timur (IKMP2T) melatih masyarakat setempat cara meracik antiseptik herbal dan disinfektan berbahan baku murah dan mudah didapatkan sehari-hari, untuk menangkal penyebaran virus yang belum ditemukan vaksinnya itu.
Pelatihan yang digelar oleh kaum terpelajar dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Aceh asal Trumon Timur diantaranya, mahasiswa Poltekkes Aceh, Unsyiah, UIN Ar-Raniry, UTU Meulaboh dan Unimal Lhokseumawe tersebut diikuti ibu-ibu PKK gampong, berlangsung selama 3 hari mulai Kamis hingga Sabtu (16-18/4/2020).
Dalam pelatihan itu, mahasiswa memperkenalkan cara pembuatan antiseptik herbal dengan bahan baku alami yang mudah didapatkan dilingkungan sekitar.
Bahan bakunya adalah terdiri dari jeruk nipis dan daun sirih. Cara pengolahannya adalah sebanyak 12 lembar daun sirih dan 2 buah jeruk nipis diaduk lalu dicampur dalam 200 mililiter air. Sedangkan bahan baku untuk pembuatan disinfektan adalah bayclin, vipol, vixsa dan super pel.
“Digelarnya kegiatan pelatihan ini murni inisiatif mahasiswa memanfaatkan waktu senggang di kampung saat libur kuliah sekarang ini. Dari hasil diskusi-diskusi ringan, akhirnya mahasiswa yang berlatar belakang pendidikan dari berbagai jurusan sepakat berbagi ilmu kepada masyarakat dengan cara melatih cara racik obat herbal menangkal penyebaran virus,” kata Ketua IKMP2T, Andri Arrahman kepada TheTapaktuanPost, Sabtu (18/4/2020).
Ia menyatakan, belasan mahasiswa yang menggelar pelatihan ini berasal dari berbagai latar belakang pendidikan. Mereka seluruhnya putra-putri asli Trumon Timur. Diantaranya ada yang berasal dari Desa Jambo Dalem, Krueng Luas, Pinto Rimba, Titi Poben dan Seuneubok Punto.
Menurutnya, kegiatan pelatihan yang mendapat dukungan penuh dari Camat Trumon Timur beserta seluruh keuchik tersebut, dilaksanakan ditiga titik selama 3 hari, masing-masing di Desa Titi Poben, Alue Bujok dan Seuneubok Punto.
“Selain pelatihan cara meracik antiseptik herbal dan disinfektan ditiga desa ini, para mahasiswa juga dijadwalkan akan menggelar sosialisasi tentang pentingnya menjaga kesehatan untuk mencegah Covid-19 ke seluruh desa dalam Kecamatan Trumon Timur,” ungkapnya.
Camat Trumon Timur, Lukman Hakim S.H, mengapresiasi kreatifitas para generasi milenial yang tergabung dalam IKMP2T menggelar pelatihan dan sosialisasi mencegah Covid-19 kepada masyarakat setempat.
Apresiasi itu disampaikan Lukman Hakim kepada TheTapaktuanPost seusai memantau langsung pelaksanaan pelatihan dan sosialisasi Covid-19 dihari ketiga di Desa Seuneubok Punto, Sabtu (18/4/2020).
“Semoga kedepan kegiatan seperti ini terus berlanjut. Kami siap memberi dukungan maksimal terhadap gagasan atau ide mahasiswa yang sifatnya membangun serta memberi manfaat bagi masyarakat seperti ini,” pungkasnya.
Manfaatkan Libur Kuliah, Mahasiswa Latih Masyarakat Cara Racik Antiseptik Herbal Cegah Covid-19







