Perlombaan Baca Kitab Kuning untuk Menyeleksi Santri Aceh Selatan ikut MQK Tingkat Aceh

  • Whatsapp

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Selatan menggelar Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke-II tahun 2021 dalam rangka menyeleksi peserta perlombaan baca kitab kuning bagi santri dayah.

Kegiatan yang mengangkat tema ‘Melalui Musabaqah Qiraatil Kutub Kita Bangun Sumber Daya Santri yang Kompetitif, Kreatif dan Inovatif Mewujudkan Aceh Selatan HEBAT’ tersebut berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 21 – 24 September 2021 digelar didua tempat terpisah masing-masing di Aula Dinas Pendidikan Dayah dan di Aula MPU Aceh Selatan.

Kadis Pendidikan Dayah Aceh Selatan, Drs. Farid Wajidi dalam sambutannya saat pembukaan acara, Selasa (21/9/2021) menyatakan, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke-II tingkat Aceh Selatan ini merupakan bagian dari tahapan seleksi yang dilakukan untuk mencari santri yang terbaik diantara yang baik, yang nantinya akan mewakili Kabupaten Aceh Selatan ikut perlombaan MQK ke-II tingkat Provinsi Aceh, yang akan dilaksanakan awal Oktober 2021 mendatang di Kota Banda Aceh.

Melalui langkah ini, nantinya akan diambil peserta terbaik untuk mengikuti pelatihan selanjutnya. Pihaknya berharap melalui seleksi ini akan terpilih santri-santri terbaik yang akan di berangkatkan ke Banda Aceh sehingga dari 13 cabang yang diperlombakan pada MQK ke-II tingkat Provinsi Aceh, Aceh Selatan dapat mengikuti seluruhnya.

“Perlombaan ini kita gelar juga sekaligus untuk melatih dan meng-upgrade keilmuan para santri dayah untuk meningkatkan jiwa kompetitif dikalangan santri, agar termotivasi dengan penuh semangat mengikuti ajang perlombaan MQK ditingkat Provinsi Aceh maupun Nasional nantinya,” kata Farid Wajidi.

Untuk mendapatkan bibit-bibit atau sosok para santri dayah yang benar-benar memiliki keterampilan dan keilmuan yang handal dalam membaca kitab kuning, Farid Wajidi memastikan bahwa seleksi ini digelar pihaknya secara terbuka (open). Dimana para pesertanya adalah para santri dari perwakilan dayah-dayah yang ada di Kabupaten Aceh Selatan.

“Karena saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19 maka perlombaan kita gelar dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes),” tegasnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kabid Pembinaan Kurikulum dan Santri Dinas Pendidikan Dayah yang juga Ketua Panitia perlombaan MQK ke-II Aceh Selatan, Ismail Usman, M.Pd, mengutarakan bahwa kegiatan Musabaqah Qiraatil Kutub yang dilaksanakan tersebut meliputi 13 cabang perlombaan diberbagai tingkat lomba yaitu Marhalah Ula (Akhlak, tauhid dan pidato B. Indonesia) serta Marhalah Wustha (Fiqh, tarikh, tafsir, hadist dan pidato B. Inggris).

Berikutnya, Marhalah Ulya (Nahwu, ushul fiqh, ilmu tafsir, balaghah, pidato bahasa Arab).

“MQK ke-II Aceh Selatan ini di ikuti sebanyak 172 peserta, terdiri dari putra sebanyak 97 orang dan putri sebanyak 75 orang. Semoga kegiatan ini berjalan lancar tanpa ada kendala apapun sehingga seleksi ini benar-benar akan mendapatkan peserta terbaik yang mampu membawa nama harum daerah dan masyarakat Aceh Selatan di level Provinsi hingga Nasional,” harapnya.