TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Meski duduk disudut jauh bagian belakang dan mulutnya tertutup masker diantara puluhan peserta lainnya yang tengah mengikuti pembukaan acara, tapi Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran tetap masih mengenali sosok seorang guru yang telah berjasa mendidiknya saat menimba ilmu pengetahuan di MIN Pasie Lembang, Kecamatan Kluet Selatan puluhan tahun silam.
Tgk. Amran masih mengenal jelas nama gurunya tersebut, meski sudah puluhan tahun silam terpisah tidak pernah berjumpa lagi dengan kesibukan rutinitas kerja masing-masing.
“Inilah sosok salah seorang guru yang telah berjasa mendidik saya saat masih menimba ilmu pengetahuan di MIN Pasie Lembang. Nama beliau adalah Ibu Merak Ani S.Pd. Dulu beliau masih muda kini sudah memasuki usia tua,” ungkap Tgk. Amran.
Mendengar ucapan bupati ini, sejumlah pejabat daerah dan tamu penting lainnya yang duduk di bagian depan secara spontan serentak memutar leher kepalanya mengalihkan pandangan ke bagian belakang. Semua bola mata tertuju dan memandang ke arah Ibu Merak Ani.
Mendengar penyampaian Tgk. Amran, terlihat bola mata Ibu Merak Ani, S.Pd berkaca-kaca seakan menahan tangis. Sang “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” ini, tidak menyangka ternyata sang mantan muridnya masih bisa mengenalinya meski dirinya duduk di sudut jauh bagian belakang serta mengenakan masker di tengah puluhan undangan lainnya yang hadir.
Momen yang mengharukan dan mengundang perhatian seluruh tamu undangan ini terjadi saat berlangsungnya pembukaan Konferensi Daerah ke-XXII PGRI Aceh Selatan yang berlangsung di Gedung Pertemuan Rumoh Agam, Tapaktuan, Sabtu (30/1/2021).
Tgk. Amran mengatakan, apa yang dicapai dan diraihnya saat ini tidak lepas dari peran seorang guru yang telah mendidik dan menstranfer ilmu pengetahuan kepadanya. Sehingga telah membuka cakrawala berpikir dari tidak tahu apa-apa hingga menjadi generasi muda berpendidikan.
“Saya tidak akan bisa berdiri di mimbar ini, tanpa peran seorang guru dan salah seorang guru saya itu saat ini telah berada dalam ruangan ini bersama kita, guru saya saat masih menjadi siswa di MIN Pasie Lembang yaitu Ibu Merak Ani, terima kasih Bu,” ucap Tgk. Amran, seraya meminta kepada Ibu Merak Ani agar sudi kiranya berfoto secara khusus dengannya.
Dihadapan pejabat daerah dan puluhan guru yang hadir, Tgk. Amran menyatakan bahwa dirinya sadar betul berasal dari masyarakat biasa hanya saja saat ini sedang dipercaya mengemban amanah sebagai Bupati Aceh Selatan. Setelah amanah ini selesai dilaksanakan maka akan kembali menjadi rakyat biasa.
“Saya berasal dari masyarakat biasa, hanya saja saat ini dipercaya mengemban amanah sebagai Bupati Aceh Selatan. Setelah amanah ini selesai saya jalani, saya akan kembali menjadi masyarakat biasa, makanya dalam masa jabatan ini, saya akan berusaha semaksimal mungkin berbuat yang terbaik untuk rakyat Aceh Selatan,” tegasnya.
Kegiatan pembukaan Konferensi Daerah ke-XXII PGRI Aceh Selatan ini, turut dihadiri Ketua PGRI Provinsi Aceh, Al Munzir, S.Pd, M.Si bersama beberapa pengurus asal Aceh Selatan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan, Erdiansyah, S.Pd, Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Selatan, Rislizarnas, S.Ag, Ketua PGRI Aceh Selatan, Arkadius, S.Pd, perwakilan Kapolres dan Dandim Aceh Selatan serta perwakilan pengurus PGRI dari kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan.
Dalam sambutannya, Tgk. Amran mengajak PGRI sebagai organisasi profesi untuk mampu menjadi salah satu komponen penting dalam pembangunan sumberdaya manusia yang bermitra dengan pemerintah daerah khususnya dalam membangun sektor pendidikan di Kabupaten Aceh Selatan.
Tgk. Amran juga mengharapkan, melalui konferda ke-XXII PGRI Aceh Selatan tersebut bisa melakukan regenerasi dan reorganisasi serta mentransfer teladan kepengurusan kepada pengurus baru dengan sebuah tekad pembenahan secara maksimal dan menyeluruh.
“Semoga dengan berlangsungnya konfrensi ini akan menciptakan ide-ide atau gagasan serta pemikiran yang konstruktif dengan terus memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan para guru. Juga terus mempererat silaturrahmi dan mempersatukan seluruh guru disemua jenjang Pendidikan guna meningkatkan pengabdian dan peran sertanya dalam memajukan pembangunan nasional,” pesan Tgk. Amran.





