oleh

Tgk. Amran Membuktikan Komitmennya Melayani Rakyat

Oleh : Syafruddin Ungoh

VIRALNYA foto Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran dimedia sosial hingga menjadi tranding topik di jagat dunia maya saat menandatangani (sepertinya) “sebuah surat” dipundak seorang warga dan juga prosesnya dilakukan di tengah-tengah hamparan sawah bukanlah sebuah peristiwa yang berlebihan.

Tgk. Am, begitu dia akrap disapa dikalangan kawan-kawan, sohib dan kerabat beliau, memang terlahir dari keluarga petani. Sehingga bukanlah sebuah hambatan untuk menuju kesuksesan atau pencitraan tat kala beliau gemar turun ke sawah bahkan sering melayani langsung rakyatnya di tengah-tengah hamparan sawah.

Tapi hendaknya, fakta dan realita ini harus dimaknai sebagai komitmen beliau dalam memberikan pelayanan prima demi memuaskan rakyatnya. Jika sesuatu hal dapat dipermudah untuk apa dipersulit?.

Mari kita mengingat kembali pada masa-masa pencalonan Pilkada Aceh Selatan tahun 2018 silam. Saat itu Tgk. Amran berpasangan dengan Alm. H. Azwir (Azwir-Amran) kemudian disingkat dengan pasangan AZAM. Disetiap acara temu ramah dengan masyarakat dan bahkan dipanggung-panggung kampanye, Tgk. Amran tidak sungkan – sungkan membeberkan siapa dirinya.

“Saya anak petani, orang tua saya petani dan keluarga besar saya petani dan saya pun seorang petani, KTP saya petani. Dan saya yakin, diantara calon pasangan bupati – wakil bupati, sayalah satu-satunya yang ber KTP Petani,” ucap Tgk. Am kala itu.

Kaliamat ini sangat sering di ucapkan dengan penuh keyakinan dan optimisme, masyarakat selalu bertepuk tangan setiap mendengar kalimat tersebut, betapa tidak? Mayoritas pendukung pasangan AZAM juga berasal dari petani.

Pasca terpilih sebagai pemenang, sikap sebagai seorang anak petani pun masih melekat pada diri Tgk. Am hingga saat ini, meskipun telah menyandang status Bupati Aceh Selatan. Dibeberapa kesempatan sebagai seorang bupati, beliau tidak sungkan untuk menjatuhkan kaki dan tangannya di areal-areal lumpur sawah, beliau tidak kaku ketika ada kegiatan tanam padi dan kegiatan lainnya langsung berbaur dengan para petani atau masyarakatnya.

Maka tidak heran (foto) tindakan bupati menandatangani surat dipundak seseorang dan lokasinya disawah menjadi Viral.

Jika kita merujuk pada latar belakang keluarga sebagai petani sebagaimana yang sudah diulas diatas, menunjukan bahwa Bupati Aceh Selatan sangat peduli dan bahkan sangat berkomitmen untuk memajukan masyarakat petani di Kabupaten Aceh Selatan.

Tentu saja komitmen tersebut tidak hanya kita lihat terhadap sikap bupati yang tidak “elitis” namun juga tercermin dari program unggulan pemerintahan Aceh Selatan dengan Tagline “Aceh Selatan Hebat”.

Aceh Selatan Hebat pada program unggulan dalam visi dan misi pemerintahan yang dipimpin oleh Bupati Tgk. Amran juga tidak muluk-muluk. Penguatan basis-basis produksi masyarakat petani, mendorong dan mensejahterakan masyarakat petani adalah goal dari “Aceh Selatan Makmu Meutani”.

Namun untuk menuju kearah sana tentu saja masih banyak hal yang harus diperbaiki dan ditingkatkan, menstimulus program-program pada basis pertanian adalah salah satu cara untuk menjawab persoalan yang masih tercecer. Sehingga tidaklah berlebihan, jika kita masih menggantungkan harapan “seoptimis” mungkin bahwa dibawah kendali dan kepemimpinan Bupati Tgk. Amran Aceh Selatan Makmu Meutani dapat terwujud.

Penulis adalah Wasekjen DPP PNA yang juga Tim Pemenangan Pasangan AZAM. Sebelumnya aktif di pergerakan mahasiswa Solidaritas Mahasiswa untuk Rakyat (SMUR)

News Feed