Tgk. Amran : Ekonomi Masyarakat Aceh Selatan Terpuruk Dampak Covid-19

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Plt. Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran mengaku bahwa, seluruh sektor ekonomi masyarakat setempat benar-benar sedang terpuruk dampak wabah virus corona (Covid-19) sekarang ini.

“Dalam segala sektor, seperti pedagang di pasar sepi tak ada pembeli, termasuk sektor jasa seperti angkutan umum juga terpuruk habis. Komoditas pertanian juga anjlok karena distributor besar di Medan juga sedang kena dampak Covid-19. Demikian juga sektor perikanan dan kelautan,” kata Tgk. Amran di Tapaktuan, Rabu (6/5/2020).

Penegasan itu disampaikan orang nomor satu di Aceh Selatan itu, saat berpidato diluar teks dihadapan pimpinan dan anggota DPRK Aceh Selatan pada acara pembukaan rapat paripurna penyampaian LKPJ Bupati Aceh Selatan Tahun 2019.

“Kondisi ini makin diperparah lagi karena telah di pangkasnya sejumlah sumber anggaran oleh pemerintah pusat seperti Otsus dan DAK. Bahkan kegiatan pekerjaan proyek fisik mayoritas terhenti saat ini, sehingga tidak ada perputaran uang di masyarakat. Akibatnya daya beli lesu,” ungkap Tgk. Amran.

Karena itu, ia atas nama Pemkab Aceh Selatan mengajak pihak DPRK untuk secara bersama-sama memikirkan kelanjutan nasib daerah itu ke depannya.

“Mari kita bersama-sama bergandengan tangan memikirkan nasib daerah ini ke depan. Ini semua bukan untuk kepentingan pribadi saya, tapi demi untuk daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRK Aceh Selatan, T. Bustami SE dalam pidato pengantarnya saat memimpin rapat paripurna, menyatakan bahwa pihaknya atas nama lembaga DPRK mengucapkan selamat kepada Pemkab Aceh Selatan kembali berhasil meraih opini WTP atas LHP Tahun 2019 dari BPK RI. Ini merupakan WTP yang ke lima kalinya yang berhasil diraih secara berturut-turut sejak 2015,2016,2017,2018 dan 2019.

“Kami juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada para Kepala SKPK beserta stafnya ikut membantu meraih WTP ini. Termasuk kepada seluruh anggota dewan yang telah sukses menggelar pengesahan APBK setiap tahunnya secara tepat waktu yang menjadi salah satu syarat memperoleh WTP,” kata T. Bustami.

Ia berharap, melalui prestasi itu semakin meningkatkan semangat dan keberhasilan dalam pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik dan akuntable lagi ke depannya.

“Semoga ke depannya semakin memacu semangat kerja Pemkab Aceh Selatan bersama jajarannya dalam menciptakan sistem laporan keuangan secara transparan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan baik,” pintanya.

Untuk membahas LKPJ Bupati Tahun 2019 tersebut, kata T. Bustami, selanjutnya DPRK akan membentuk tim panitia khusus (Pansus). Seluruh hasil pansus, nantinya akan dilaporkan dalam sidang paripurna selanjutnya sekaligus penutupan paripurna akhir Mei 2020 mendatang.

Pembukaan rapat paripurna penyampaian LKPJ Bupati Aceh Selatan tahun 2019 yang dipimpin Wakil Ketua I T. Bustami SE ini, dihadiri Forkopimda, puluhan anggota dewan, Sekdakab H. Nasjuddin SH, para asisten dan para Kepala SKPK dijajaran Pemkab Aceh Selatan.

Pos terkait